orang besar karena keinginannya untuk menjadi besar!

“dam tahun baru kmana?”

“gw kayaknya udah balik kebandung”

“ngapain buru2?

“gw mau cari bahan2 UAS! ITB susah kali ujiannya!”

Hah? ITB? Aduh, cepet amat yaa udah harus balik ke ITB dan akan melewati tahun baru. Jadi ke inget tahun baru kemaren, yang gw rayakan dengan bakar2an di torfy. Hmmm, tahun 2008 akan berlalu. Gw jadi mikir, apa bener sekarang gw di ITB? Kayakny ini cuman mimpi gw deh di awal tahun dulu. Mimpi dimana semua orang meragukan gw untuk masuk institut teknologi bandung. Yang ketika orang2 bertanya gw mau masuk mana, dan gw bilang ITB, mereka cuman bisa meng-amin-i harapan gw. Seakan gw hanya bisa mimpi aja.

Gw sering banget liat buku di gramedia yang bertuliskan “the power of dreams”, dan ternyata (walau hanya sebagian buku aja yang pernah gw baca tentang kekuatan mimpi) gw rasa gw sudah berhasil mempraktekkan itu semua. Secara dari ketiga harapan yang gw tulis saat tahun baru dan gw pajang dikamar gw, semua-nya ‘hampir’ berhasil. Ketiga harapan gw adalah, be a perfect person, masuk itb, enjoy the last year in senior high. Tiga harapan gw yang selalu gw liat kalau lagi dikamar.

Masih gw simpan kumpulan sms dari teman2 gw saat gw kasih tau mereka kalau gw masuk ITB, enggak sedikit dari mereka yang bilang kalau gw bohong. Yaaa.. dengan tingkah laku gw yang sedikit bandel, penampilang yang berantakan, cukup sulit untuk mempercayai gw masuk ITB. Terlebih gw masuk dengan jalur SNMPTN yang notabenenya lebih sulit daripada USM-ITB.

Yah! Dan sekarang mimpi gw masuk ITB benar-benar menjadi kenyataan. Sekarang gw kuliah disana, punya almamaternya, nama gw tercantum di daftar absen, dan fakta lainnya yang memberi tahu kalau gw adalah seorang mahasiswa dari institut teknologi terbaik yang yang dimiliki bangsa ini.

Dihari-hari awal gw masuk ITB, ada sebuah program untuk mahasiswa baru ITB, yang bernama SSDK (strategi sukses di kampus) dan disitulah gw menemukan jawaban kenapa gw bisa masuk ITB!

Apa itu? Ternyata begitu mahasiswa ITB ditanya tentang cita-citanya, mereka bisa menjawab cita-citanya dengan lancar. Hmmm, sebenarnya saat itu gw jadi teringat diri gw sewaktu memakai seragam SMA, yang begitu ditanya cita2 gw, gw bisa jawab dengan lancar. Ya! Itulah kesamaan gw dan mahasiswa baru ITB lainnya. Malah mungkin kesamaan yang dimiliki semua elemen di ITB.

Gw jadi teringat kembali saat-saat gw mendapatkan pertanyaan gw mau kuliah dimana. Dan ternyata begitu gw menjawab ITB, dan gw tanya balik,”lo mau kuliah dimana?” dan tak sedikit dari mereka yang menjawab,”gw ma Ujian Nasional (UN) dulu deh dham”, atau,”tau masih bingung” dan ternyata mayoritas dari mereka semua gagal menembus perguruan tinggi negeri. Padahal, kalau mau di adu kepintarannya saat masih sekolah, mereka lebih pintar daripada saya.

Yaa, ketika saya coba untuk bertukar pikiran dengan teman2 ITB, ternyata banyak juga dari mereka yang bukanlah putra putri terbaik di sekolahnya masing2. Tak sedikit dari mereka yang bukan no.1 di kelasnya. Bahkan ada yang rangking terakhir dikelasnya, atau yang pernah di skorsing oleh tempat les mereka. Hmmmm, yah ternyata yang saya temukan adalah, mereka punya kesamaan. Ya! Persamaan yang sudah saya sebutkan tadi. Sama-sama punya keinginan yang kuat, yang anak2 paling pintar dikelas kita tidak punya.

Ayah saya yang juga alumi ITB, pernah bilang kepada saya bahwa anak ITB biasanya bisa berpikir beda. Yaaa mungkin, dari cerita saya bisa dijelaskan secara tersirat, bahwa saat anak2 sma hanya ingin lulus dari sma, anak2 yang masuk ITB berpikir untuk masuk ITB. Rasanya benar kalau disebut ITB adalah tempat putra putri terbaik bangsa. Yaaa, walau bukan yang terbaik dikelasnya masing2, tapi dengan kekuatan mimpinya bisa menjadi yang terbaik di tanah air ibu pertiwi ini.

Seberapa besarkah kekuatan dari keinginan itu? Sungguh besar! Rasanya didunia ini tidak ada yang tidak mungkin kalau kita punya keinginan yang besar untuk mencapai hal tersebut.

Jadi inget lagunya band Nidji,”mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia,..........

4 catatan pembaca:

laksnugroho mengatakan...

hoi...nemu blog lu nih..
gw tito, ftmd08

nice post bro

kunjungi jg blog gw ya
http://laksitohdn.wordpress.com

Reza Putra Ramadhan mengatakan...

mantep dam!
emg dari awal gw dah otims kok lw bkl k trima ITB!
wlpn gw smpt rag krna lw smpt gagal d tes2 awal!
tp itu bkn suatu masalah bwt seorang adam yang gw knal!
jie elah!

wakakka

klo ditanya siapa yang paling gw salutin d 42 jln pikirnya

gw dgn lantang jawab
Adhamaski Pangeran

hehehe

sama2 berjuang kita dam!

Adhamaski Pangeran mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
bimo mengatakan...

maju dam , mungkin orang hanya melihat orang dari luarnya saja , tidak dari dalam , tunjukkan pada dunia kalo mas adam bisa ngelakuin apa yg anda mau , jakarta keras dam , belajarlah untuk melunakkan jakarta . semangat bung adam , gw akan nyusul , itb yg menjawab siapa bimo yg sebenarnya

Poskan Komentar