Derita Kelahiran 1990

“tahun depan SAPPK-ITB akan dibalikin jadi 2 jurusan lagi! Arsitektur dan perencanaan wilayah dan kota (planologi)!”

Itu adalah kata-kata yang dalam 2 minggu terakhir ini saya dengar. Hmmm... sekiranya ini adalah reaksi yang terjadi pada angkatan saya (terutama yg benar2 lahir tahun 1990 atau masuk SD saat tahun 1996)

“wah, lagi-lagi kita jadi angkatan percobaan ya!”

Yup! Angkatan percobaan! Coba kita telusuri sejarah angkatan kuda emas ini.

Sekitar tahun 2002, tepatnya saat berada dikursi kelas 6 SD. Tiba-tiba ada sebuah ujian tingkat nasional untuk menguji kami masuk ke sekolah menengah pertama negeri (SMPN). Dan itu adalah yang pertama kali terjadi sepanjang sejarah Indonesia di jenjang pendidikan celana merah. Bete? Pastinya!

Melewati tahap SMP, tiba-tiba kamipun harus mengalami hal yang serupa. Angkatan percobaan ini berhadapan dengan UAN! Ujian Akhir Nasional. Yang akan menjadi syarat utama kelulusan dan syarat masuk Sekolah Menengah Akhir Negeri (SMAN). Wah! Untuk kami yang pernah mengalami hal serupa tentunya ini menjadi yang kedua kalinya bertarung dengan ujian nasional. Syarat kelulusan pun dipatok harga matinya. Kalau tidak lewat dari nilai itu yaaa.... selamat tinggal deh! HAHAHAHAHA. Banyak yang bilang,”wah sekolah 3 tahun dihajar dengan 3 hari”. Tiga hari untuk selamanya.

Detik berjalan detik, dan tak ada yang bisa menghentikan waktu. Masa-masa indah remaja dilewati dengan kebandelan-kebandelan dikursi SMA. Wajar sebagai siswa bercelana abu-abu tentunya. Eitt tunggu dulu, sebelum keluar dari pagar sekolah, kami harus melewati lagi ujian nasional. Ada perubahan nama disini, dari UAN, menjadi UN. Ujian Nasional. Yah tapi ma cuman ganti nama aja. Esensinya mah tetap aja sama. Tapi kali ini kami bukan jadi angkatan pertama yang mengalami UN ditingkat SMA. Angkatan-angkatan sebelum kami sudah merasakan hal tersebut. Sayangnya... sekali lagi Depdiknas sedang iseng terhadap siswa-siswinya. Ada syarat baru akan kelulusan. Mulai dari harga yang dipatok sampai kalkulasi jumlah UN yang ditetapkan. Dan yang jadi seramnya... SEMUA PELAJARAN DI UN KAN! YEAH! Yang ipa ujian ipa, yang ips ujian ips. Nah lo! Kalau ditahun-tahun sebelumnya yang di uji hanya bahasa indonesia, matematika, dan bahasa inggris. Tahun ini ditambah 3 dengan pelajaran khususnya. Kalau ipa ditambah biologi,fisika, dan kimia. Kalau ips ditambah ekonomi,sejarah, dan sosiologi (kalau ngk salah, saya bukan anak ips sih, hehe)

Yah sekirany itulah rentetan percobaan kami dibangku sekolah. Dan lagi-lagi kami di SEKOLAH APPK-ITB mendapatkan percobaan kembali! YEAH! Berbahagialah anda yang sudah ada di Fakultas atau jurusan. Karena saya masih sekolah di ITB, HAHAHAHAHA :D

2 catatan pembaca:

Joe_nathan mengatakan...

hahaha.bukan kamu aja dham. sayapun kena imbasnya. taunnya gua kan fak gw kedatangan 3jur baru yg bikin kesempatan gw masuk jurusan makin tipis. hiks. mana masih sekolah lagi. hahaha.semangat aja deh!!!

Anonim mengatakan...

Jangan manja.
Memangnya kalian saja angkatan yang menjadi percobaan? banyak angkatan2 lain yang menjadi percobaan juga. Karena dunia memang dinamis, kalau tidak tahan terhadap perubahan lebih baik tidak usah hidup.
Duduk2 saja di kolong jembatan.

Kalau takut kalah bersaing ya jangan mengeluh, berusahalah lebih keras lagi!

Jaya terus Indonesia.

Poskan Komentar