Pindah Jurusan (?)

“cape ah tekpres arsi, gw sekarang mau masuk plano aja!”

Itu nampaknya kata-kata yang sering kali terdengar dalam semester ini. Pelajaran bernama teknik komunikasi dan presentasi nampaknya bukan hanya jadi neraka bagi orang yang tidak suka terhadap satu bidang tertentu (baca : menggambar atau observasi) tapi juga jadi petunjuk arah dadakan untuk memutar jalan ke jalan yang lain. Karena tidak sedikit nampaknya yang dengan mudahnya berkata untuk pindah jurusan karena muak dengan salah satu prodi dan pindah ke prodi lainnya.

Saya bagi jadi 3 jenis orang dalam SAPPK menurut keinginannya masuk salah satu prodi : Orang yang benar-benar niat masuk salah satu prodi, orang yang berubah keinginan prodinya karena merasa cocok dengan prodi lainnya, dan orang yang berubah keinginan prodinya karena takut (takut ngk bisa masuk/takut ngk bisa bertahan).

Jenis pertama, orang yang benar-benar niat masuk salah satu prodi. Salah satu jenis yang saya kagumi atas kekonsistenannya dan cita-cita yang sangat besar terhadap salah satu prodi. Matanya sudah dibutakan terhadap salah satu prodi di SAPPK. Hmm... orang-orang hebat! Kalau dalam bahasa minang,”indek lakang dek paneh, indak lapuk dek ujan”. Tidak pudar karena panas, tidak lapuk karena hujan. Rasanya saya tidak bisa menggambarkan jenis ini lebih jauh, hanya acungan jempol yang saya berikan kepadanya.

Jenis kedua, orang yang berubah keinginan prodinya karena merasa cocok dengan prodi lainnya. Ada beberapa faktor yang terjadi pada kategori ini. Misalnya memang tidak tahu apa-apa pada salah satu prodi, lalu mendengarkan apa-apa saja tentang prodi ini, dan tertarik atau merasa cocok dengan salah satu disiplin setelah beberapa bulan kuliah. Hmmm... orang kategori ini sepertinya sudah memikirkan masak-masak seperti apa kedepannya. Semoga saja orang-orang jenis kedua ini tidaklah mudah tergoyah keinginannya masuk prodi yang diinginkan dan mempunyai tekad masuk prodi yang kuat seperti mahasiswa SAPPK jenis pertama.

Jenis terakhir, orang yang berubah keinginan prodinya karena takut (takut ngk bisa keluar atau pun bertahan). Orang dalam jenis ini biasanya mendapatkan ilham dari neraka yang sama-sama kita sebut TEKPRES! Ada perbedaan mendasar dari orang jenis ke-2 dan 3. Kalau orang kedua tertarik akan salah satu prodi dan matang untuk kesana. Sedangkan orang ketiga tidak ‘lagi’ tertarik pada salah satu prodi lalu beralih ke prodi lainnya (kebetulan SAPPK hanya 2 jurusan kan). Hmm... jadi jenis ketiga ini tampak menghindari prodi lainnya. Jenis ketiga inilah yang paling rawan. Yang ditakutkan karena menghindar dari salah satu prodi, jadi menyepelakan prodi lainnya karena dianggap lebih mudah dan berakhiran dengan menyesal karena pindah prodi (mungkin setelah masuk baru tau kalau ternyata ia tidak sanggup dan lebih baik belajar pada disiplin yang pertama ia pilih).

Saya menulis ini bukan karena takut akan menambah saingan karena saya ingin masuk prodi berinisial P. Tapi saya hanyalah khawatir pada teman-teman yang pindah keinginan prodinya (jenis ketiga). Yang saya takutkan adalah ketika ia menyepelekan prodi lainnya ia tidak memikirkan masa depannya. Setelah lulus mau jadi apa? Ilmunya dipakai untuk apa?

Bukan tentang seberapa beratnya kuliah kawan, bukan tentang menambah saingan, tetapi tentang masa depan. Buah yang akan dipetik dari benih yang kau tanam. Kawan-kawanku, dunia masa depan milik orang yang punya visi hari ini. Apa visimu dari bekal kuliah mu? Hmmm.... saya rasa tugas yang paling berat dalam minggu-minggu terakhir ini bukan tugas tekpres, TTKI, RBL fisika,atau SAS, tapi tugas untuk memikirkan mau masuk jurusan apa dan mau jadi apa jikalau sudah lulus. Dengarkan sugesti dari saya, pikirkan baik-baik ^^

3 catatan pembaca:

reytia mengatakan...

hahaha baru tekpres aja.belom kalo bneran masuk arsi..mental anak jaman skrg emg lemah ya?susah jg kalo ngejalanin apa2 ga pake hati..
Oh btw salam kenal.kita pernah ketemu di forum kadwil,haha

iqbal mengatakan...

haha...
yang namanya mata kuliah neraka mah dimana2 ada kok, gak di plano gak di arsi sama aja kalo kata gw... tekpres sih baru "the beginning", karena kebetulan gw di plano masih ada mata kuliah semacam studio2 dan anak2nya (tapak yang paling maut...bisa 3 minggu nonstop tidur tak tenang, makan tak enak). nah kalo di arsi yah sama aja ada studio2 juga...cuman rada beda versi aja

tetap semangat, oya, gw iqbal PL06..hha, kalo ntar kenal sapa aja

Alvaryan Maulana mengatakan...

izin komen kak. saya ryan PL 10. iseng2 search pindah jurusan di google, ketemu blog ini. menurut saya kudu nambahin 1 kategori lagi deh kak di SAPPK, kategori yang ga mendapatkan jurusan yang diminati. oh ya, salam kenal kak

Posting Komentar