Perbedaan Tujuan,Sasaran, Parameter,dan Indikator

Definisi dalam KBBI

tu·ju·an n 1 arah; haluan (jurusan); 2 yg dituju; maksud; tuntutan (yg dituntut);

sa·sar·an n 1 bulan-bulanan; yg disasarkan; hasil menyasar; 2 sesuatu yg menjadi tujuan (yg dikritik, dimarahi, dsb); 3 Olr bagian tubuh di atas garis khayal pd pusar sampai batas telinga, tidak termasuk lengan atau bahu;

pa·ra·me·ter /param├ęter/ n ukuran seluruh populasi dl penelitian yg harus diperkirakan dr yg terdapat di dl percontoh;

in·di·ka·tor n sesuatu yg dapat memberikan (menjadi) pe-tunjuk atau keterangan: seseorang yg akan melakukan suatu pekerjaan sebaiknya menggunakan -- yg sudah ada;

Tujuan VS Sasaran

Tujuan berarti hal yang ingin dituju. Tujuan dalam industri modern sekarang lebih sebagai kata sifat atau penyemangat. Hal ini dikarenakan tujuan lebih abstrak dibandingkan dengan sasaran. Pendefinisian pada tujuan juga bersifat normatif dan periode waktunya lebih umum. Sehingga tingkat keterukuran dari tujuan lebih tidak terukur. Dan kelompok targetnya pun menjadi tidak spesifik. Karena ke-abstrak-an dari tujuan, maka dibuatlah sasaran yang ingin dicapai. Sasaran adalah tingkat-tingat atau poin-poin untuk mencapai tujuan. Apabila pada tujuan tingkat keabstakannya lebih abstrak, maka pada sasaran tingkat keabstrakannya lebih konkret. Cara pendefinisian pada sasaran pun bersifat operasional dan periode waktunya lebih spesifik. Dan tingkat keterukuran juga kelompok targetnya lebih terukur dan spesifik.

Bingung ya bingung?? Hahahahha! Oke! Gw kasih contoh yg lebih mudah untuk mengerti hal tersebut!

Contoh :

Tujuan : Prajurit ‘Adhamaski’ memenangkan perang

Lihat contoh pada tujuan diatas! Lihat keabstrakannya! Lihatlah ke-ambigu-an dalam memenangkan perang! Tidak jelas bagaimana memenangkan perang, sehingga kata-kata tersebut menjadi lebih abstrak.

Sasaran :

1. Prajurit ‘Adhamaski’ berlatih menggunakan pedang

2. Prajurit ‘Adhamaski’ makan yang sehat setiap hari

3. Prajurit ‘Adhamaski’ membantai musuh-musuh pada bagian depan

4. Prajurit ‘Adhamaski’ membunuh komandan musuh

Oke! Lihat tahapan-tahapan pada sasaran! Sasaran yang ada adalah langkah-langkah untuk memenangkan perang. Mulai dengan latihan pedang, makan yang sehat (mungkin biar badannya gede-gede kali yaa, hahahahaha), lalu membantai musuh yang berada pada bagian depan, dan membunuh komandan musuh.

Hal yang ingin gw perlihatkan pada contoh tujuan dan sasaran diatas adalah keabstrakan dari tujuan dan definisi bahwa sasaran adalah cara-cara/langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan. Oh iya! Ada saat ketika tujuan lebih bersifat kata-kata simple, contohnya : tujuan yang ingin dicapai adalah PT. Adhamaski yang progresif dan inovatif. Sehingga sasarannya adalah penjabaran tentang progresif dan inovatif. Bagaimana mencapai progresif dan inovatif dalam pendetailan yang lebih detail.

Parameter VS Indikator

Parameter adalah sebuah alat ukur untuk melihat kesuksesan ataupun keberhasilan dari tujuan. Dan indikator adalah alat ukur dari parameter. Karena parameter adalah tingkat keberhasilan, maka terkadang parameter diambil dari sasaran. Dalam pembuatan parameter dan indikator pun harus dapat dilihat apakah data tersebut kualitatif (penjelasan singkat : dijelaskan dalam bentuk tulisan,bukan angka)dan kuantitatif (dijelaskan dalam angka).

Contohnya, sasaran yang ingin dicapai adalah mahasiswa perencanaan wilayah dan kota ITB yang dapat menggunakan software SPSS V.16. Maka, parameter yang dapat digunakan adalah 80% mahasiswa perencanaan wilayah dan kota ITB dapat menggunakan software SPSS v.16. Hemm.. ngerti enggak boy? Hahahaha, oke! Mungkin ada orang-orang yang bingung mengapa diukur dengan kuantitatif dan timbul angka 80% . Angka 80% dapat dicapai dengan penelitian sebelumnya melihat keadaan eksisting, misalnya karena dari total 100 mahasiswa PWK ITB, 20 orang mahasiswa diantaranya jarang masuk kuliah, sehingga tujuan dari kegiatan tersebut dapat dikatakan berhasil apabila semua mahasiswa yang dapat dikatakan rajin kuliah dapat menggunakan software SPSS. Memang harus ada argumen untuk menjelaskan kenapa timbul angka seperti itu pada saat menghitung parameter dengan menggunakan metode kuantitatif. Yaa kalau dalam hemat gw sih, sebenarnya asal ada argumen yg dapat diterima dan angka yg menjadi batas memang adalah angka yg wajar untuk dapat dibilang berhasil. Aneh kan kalo parameter keberhasilannya cuman tertera angka 30%, woi! Ngapain aja lo masa yg bisa kurang dari setengah orang?? Yah kan! Hahahahha

Oke! Gw langsung lanjut aja ke indikator. Hemm.. karena tadi udah pake metode kuantitatif, maka sekarang gw kasih contoh memakai metode kualitatif. Contoh : parameter dari keberhasilan sebuah kegiatan adalah peserta kegiatan tersebut saling mengenal. Nah! Bingung kan? Berapa banyak yang harus saling kenal? Hahahaha, pada saat ini berarti dipakailah indikator. Indikator adalah alat ukur dari parameter. Indikator yang dapat digunakan dalam hal ini adalah, 80% peserta selalu ikut dalam kegiatan tersebut. Argumen dari indikator ini adalah, diasumsikan ketika peserta ikut dalam kegiatan tersebut maka terdapat interaksi, sehingga dapat dikatakan bahwa mereka saling mengenal.

Yaa inilah perbedaan tujuan,sasaran,parameter, dan indikator. Semoga dapat bermanfaat, dan apabila terjadi kesalahan, mohon untuk dikoreksi.

7 catatan pembaca:

nafila mengatakan...

adms hebaatt..:)

banggajadiorangindonesia mengatakan...

berarti sasaran sama misi sama donk?

My day mengatakan...

cukup membantu dan memberikan gambaran lebih sederhana. hanya pertanyaan berikutnya: dalam kerangka berpikir international kita memakai Goal dan objective sementara di indonesia biasanya kita memakai sasaran dan tujuan...gimana dong bro...mohon pencerahannya...

ikhwan mengatakan...

hmmmm ..... sptnya parameter tadi mirip dengan 'target' juga ya?

Anonim mengatakan...

mkasi..

TJ mengatakan...

Kebetulan lewat:
Tujuan : apa yang akan dicapai.
Contoh : Mahasiswa yang bermutu.
Sasaran: Tujuan yang dapat diukur.
Contoh:
1. Mahasiswa menguasai aplikasi komputer dimasa pendidikan.
2. Mahasiswa menguasai mata kuliahnya sesuai dengan Kreditnya.
3. Mahasiswa sem. 3 menguasai teknik komunikasi publik.
Parameter: Yang dinilai untuk mengetahui apakah sasaran tercapai
Contoh untuk sasaran 1:
1. Penggunaan Aplikasi Statistik
2. Penggunaan cad
3. Penggunaan Bahasa pemograman
Indikator: Alat ukur parameter
Contoh untuk parameter 1:
1. Mampu menggunakan SPSS.11
2. Mampu menggunakan Stat.v
Standar: Ambang yang dicapai
Contoh untuk indikator 1:
80% pengolahan data di sem.3 menggunakan SPSS.11
Contoh ntuk indikator 2:
60% pengolahan data di sem.3 menggunakan Stat.v

Kiranya tidak semakin bingung. Terima kasih

Anonim mengatakan...

Berguna bgt! Pas bgt ada matkul statistika dan akhirnya bisa bedain mana parameter mana indikator hahaha. Thx

Poskan Komentar