The Raid : Film baru yang membanggakan


The raid, keren cool mantap dan semua pujian yang mengatakan film itu keren sontak keluar dari pemikiran saya seusai film tersebut berakhir saya tonton bersama fidic, yovan, dan hendra semalam di Ciwalk 21.

Film yang diproduksi oleh studio PT. Merantau Films XYZ Films adalah film pertama produksi Indonesia yang meraih sejumlah penghargaan ditingkat internasional, seperti telah menjadi box office di Amerika Serikat dengan peringkat ke-24 yang bersaing dengan film-film box office lainnya, penghargaan dari Cadillacs People's Choice Award, Toronto Internasional Film Festival 2011 untuk kategori the best film & audience award, dan jameson dublin international film festival 2012. Film yang mengedepankan aksi pencak silat ini juga ikut serta dalam festival film sundance 2012 dan menjadi salah satu karya yang disukai oleh panitia sundance. Ada beberapa festival film internasional lagi yang mengikut sertakan film The Raid sebagai salah satu nominasinya dikancah internasional seperti festival film internasional Dublin Jameson dari irlandia, festival film glasgow dari skotlandia, south by southwest film (SXSW,di Austin,Texas,AS),daan festival film busan (korea selatan).

Film the raid ini bagi saya menjadi salah satu dahaga ditengah perfilman nasional yg trendnya makin menyukai film-film horor berbau sexualitas. Memang film 'serbuan maut' The Raid ini sutradaranya bukan anak bangsa, karena film ini disutradarai oleh Gareth Evans dari Wales. Tapi bagi saya itu tidak menjadi masalah, karena mayoritas resources yang digunakan berasal dari Indonesia, entah itu aktor filmnya, stuntman,dsb, artinya perfilman Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang ke kancah internasional.

Semoga film the Raid ini menjadi milestone bagi perkembangan perfilman Indonesia, terutama dalam film-film aksi laga Indonesia, kemajuan perfilman hampir sama seperti kemajuan persepakbolaan suatu negeri yang berarti menunjukkan pula kemajuan suatu bangsa, semoga perfilman Indonesia makin berkembang yang artinya bangsa ini semakin bangkit dari keterpurukannya, AMIINN, BRAVO PERFILMAN NUSANTARA!!

Para pemimpin yang luar biasa

Luar biasa adalah sebutan untuk mereka yang melakukan aktivitas lebih dari biasa, melakukan lebih daripada yang kebanyakan orang lakukan. Dan apalagi ketika hal yang luar biasa tersebut dilakukan oleh seorang pemimpin yang sedang memegang amanah. Tanggung jawab memang membuat para pemimpin dituntut untuk melakukan inovasi, tapi tindakan diluar hal mainstream yang dibawa oleh karakter pribadi selalulah menjadi hal yang luar biasa ketika dilakukan oleh seorang pemimpin. Hari ini saya tidak akan membahas tentang inovasi yang dibawa oleh seorang pemimpin yang sedang mengemban amanah, tapi tentang tindakan luar biasa seorang pemimpin yang mungkin berbeda dengan para pemimpin lainnya.

Ada para pemimpin luar biasa di Indonesia yang menurut saya sedikit nyeleneh, tapi mereka menjadi luar biasa karena mereka melakukan tindakan nyeleneh tersebut, berbeda dengan kebanyakan orang sehingga disebut luar biasa. Para pemimpin luar biasa tersebut menurut saya ialah mantan wakil presiden RI Jusuf Kalla, mantan gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin,Menteri BUMN Dahlan Iskan,Mantan menko perekonomian Rizal Ramli, dan Walikota Solo Joko Widodo. Berikut adalah tindakan-tindakan luar biasa mereka yang patut kita petik pelajarannya,

Sepatu cibaduyut pak JK : Pemimpin adalah contoh


Satu hal yang tidak pernah saya lupa dari tindakan pak JK ialah selalu menggunakan sepatu asli cibaduyut, sepatu buatan produk lokal. Pernah terjadi satu insiden dimana dalam rapat kabinet, pak JK memeriksa sepatu yang digunakan oleh para pejabat tinggi negara tersebut dan mengajak mereka menggunakan sepatu asli dalam negeri. Tak heran tindakan-tindakan sederhananya dengan menggunakan sepatu cibaduyut menjadi sebuah promosi untuk produsen sepatu kecil di Cibaduyut. Dampaknya omset para pedagang sepatu ini meningkat hingga bahkan sampai investor dari luar negeri (australia, prancis, dan italy) membeli sepatu lokal Indonesia tersebut. Hal inilah yang membuat pak JK mendapat anugrah sebagai "everyday hero" yang diberikan oleh Asosiasi Persepatuan Indonesia.


Ali sadikin menampar tentara : Pemimpin harus berbicara tentang keadilan, mana yang benar dan mana yang salah

Alm. Ali sadikin adalah Gubernur DKI Jakarta pada periode 1966-1977 yang berlatar belakang militer. Salah satu cerita menarik semasa beliau menjabat ialah menampar seorang personel tentara angkatan laut yang ngebut ugal-ugalan dengan truk bermuatan pasir 8 ton di Jl. Ahmad yani. Melihat hal tersebut, pak ali sadikin memerintahkan supirnya untuk mengejar truk tersebut. Setelah terkejar dan tertangkap, pak ali sadikin mewawancarai personel tentara tersebut dan menampar wajah tentara tersebut ketika tentara tersebut memberikan jawaban yang salah kepada pak ali sadikin. Pak ali memperingatkan kepada tentara tersebut bahwa seorang tentara tidak bisa semena-mena.

Menteri BUMN jadi petugas tol : Pemimpin adalah orang pertama yang maju menjumpai masalah

Kalau cerita pak dahlan iskan menjadi petugas tol sekarang sedang ramai di media massa, singkat cerita setelah lama menunggu antrian tol didalam kota, pak dahlan ngamuk dan membuka gerbang tol hingga mobil-mobil yang mengantri dapat masuk tol secara gratis. Sekitar 100 mobil digratiskan masuk tol dalam insiden ini. Alhasil, peristiwa ini menjadi evaluasi bagi jasa marga selaku pengelola jalan tol hingga esok harinya tidak terjadi kemacetan digerbang tol dalam kota.


Menko naik subway, bukan mobil mewah di Jepang : Pemimpin sederhana ditengah keprihatinan bangsa

Menteri koordinator perekonomian jam presiden Gus dur, Rizal Ramli, juga melakukan tindakan nyeleneh ketika pergi ke Jepang untuk melakukan negoisasi pada forum sidang CGI (Consultative Group for Indonesia). Selain tidak mengikut sertakan Widjojo Nitisastro dalam delegasi tersebut (yang konon dikenal sebagai negosiator ulung Indonesia jaman pak Harto), rombongan garuda menggunakan subway sesampainya di Jepang dari bandara ke Hotel New Otami di Tokyo sebagai bentuk sikap prihatin terhadap kondisi bangsa Indonesia saat itu. Padahal sebelumnya bersama Widjojo cs, rombongan garuda Indonesia selama puluhan tahun dijemput dengan mobil supermewah. Alhasil negara kreditor dan lembanga keuangan internasional merasa terkesan dengan sikap dan tindakan pak rizal ramli ini karena melihat kesungguhan Indonesia untuk berbenah dari keterpurukan, hasilnya jumlah dana yang didapat adalah rekor hibah terbesar sekitar US$ 53O dari sebelumnya hanya sekitar US$ 200.


Keliling kota solo naik sepeda : Pemimpin yang dekat dengan orang-orang yang dipimpin

Kalau cerita yang ini adalah pengalaman pribadi saya sendiri. Januari 2012 saya bersama teman-teman HMP PL ITB ingin belajar dari pak jokowi dan kota Solo. Undangan kami saat itu disambut baik oleh pemerintah kota solo. Jum'at pagi hari di kota solo, rombongan dari bandung ini sampai di kantor walikota dengan harapan dapat menjumpai dan belajar banyak dari jokowi. Alhasil, tidak ada jokowi dalam forum tersebut, kecewa memang, tapi saya jadi maklum dan ikhlas tidak bisa bertemu dengan beliau ketika mengetahui bahwa jokowi tidak bisa bertemu dengan kami karena hari jum'at adalah hari dimana beliau naik sepeda keliling kota surakarta untuk melihat kondisi masyarakat kota surakarta.


Yaa, itulah beberapa cerita seorang pemimpin yang luar biasa. Kadang-kadang tindakan sederhana tapi menyentuh lebih baik daripada tindakan rumit yang hanya memusingkan sendi-sendi di kepala. Kalau hal yang besar selalu dimulai dari hal yang kecil, mungkin artinya tidak ada tindakan yang kecil. Menjadi luar biasa berarti melakukan tindakan diluar tapal batas pemikiran orang-orang biasa. Tidak masalah ngawur asal manjur hahaha
Semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjadi pemimpin yang luar biasa, yeaaaah, kalau kata mario teguh, SALAM SUPER!!!!

Masa depan para aktivis intrakampus

Aktivis mahasiswa ITB yang aktif di intrakampus

Setelah usai mengurus himpunan, ada satu hal yang terus menerus menghantui sel-sel neutron di otak saya untuk terus berpikir (lebay sih hahaha). Tapi beneran, hal itu bukan tentang tugas akhir saya yang belum memiliki topik dan juga bukan tentang ujian dari kuliah-kuliah yang masih saya ambil, apalagi tentang mencari pendamping wisuda hehe. Tapi hal yang terus menjadi bayang-bayang pemikiran saya ialah, akan seperti apa masa depan aktivis-aktivis intrakampus? Sebagai bayangan teman-teman pembaca setia blog saya, kampus ITB sedikit alergi dengan organisasi ekstrakampus sehingga lebih banyak (dan bahkan mayoritas) mahasiswa ITB lebih memilih organisasi intrakampus seperti himpunan,unit,ataupun kabinet sebagai wadah beraktivitas dan mengembangkan kapasitas.

Ada perbedaan antara organisasi intrakampus dengan organisasi ekstrakampus. Organisasi ekstrakampus biasanya (dari informasi yang saya dapat, silahkan dikoreksi jika salah), merupakan organisasi turunan dari organisasi lain yang lebih besar, semisal partai politik,LSM,lembaga kajian,dsb. Sehingga tak jaran organisasi ektrakampus lebih fokus pada dunia pergerakan mahasiswa. Hal ini berbeda dengan organisasi intrakampus yang lebih banyak bermain pada dunia organisasi mahasiswa, lebih pada bagaimana mengembangkan kapasitas anggota dan bagaimana organisasi tersebut memberikan manfaat pada pihak luar berdasarkan kemampuannya,sering kali memang organisasi mahasiswa turut ambil bagian dalam dunia pergerakan kemahasiswaan. Pada organisasi mahasiswa juga bersifat independen sehingga sangat jarang dijumpai organisasi intrakampus yang ditunggangi oleh organisasi yang lebih besar.

Seperti yang saya utarakan sebelumnya, mayoritas dari mahasiswa ITB lebih memilih untuk beraktivitas di organisasi intrakampus, yaa memang tidak dapat dipungkiri terdapat faktor sejarah dan arogansi ganesha sehingga terdapat tradisi menjauh dari organisasi ekstrakampus. Namun, yang terus menerus menjadi perhatian saya ialah akan seperti apa masa depan para aktivis organisasi intrakampus ini saat menghadapi kehidupan pascakampus?
Organisasi intrakampus tidak memiliki dukungan dari organisasi yang lebih besar, sedangkan organisasi ekstrakampus sebaliknya. Sehingga memungkinkan sekali bila berpikir pragmatis, kader-kader lulusan dari organisasi ekstrakampus ini ditarik ke organisasi yang lebih besarnya. Nah, kalau kader-kader organisasi intrakampus ditarik kemana?

Yaaa pertanyaan terakhir itulah yang terus menerus menghantui pemikiran saya. Bukan bermaksud pragmatis atau ingin ditarik ke organisasi yang lebih besar, namun rasa ingin tahu apakah terdapat wadah untuk menjaga idealisme aktivis-aktivis intrakampus ini didunia pascakampus?? apakah ada wahana bagi para aktivis-aktivis ini untuk berkarya dari kapasitas yang ia latih selama masih menjadi kader organisasi intrakampus?? Pragmatis mungkin pemikiran saya, tapi saya pikir sangat wajar saya berpikir seperti itu. Akan jadi apa 'buah' yang tumbuh dari tanaman yang selalu diberi pupuk dan air selama masih ada dikampus?

Mungkin itu saja untuk sedikit membagi apa-apa yang menjadi bahan pemikiran saya akhir-akhir ini. Mohon maaf jika terdapat kesalahan kata ataupun interpretasi, bukan maksud saya pula untuk menjatuhkan organisasi-organisasi yang saya sebut di atas dan bukan maksud saya pula untuk mempromosikan salah satu organisasi diatas. Ini semua hanyalah pemikiran dari kebimbangan dan rasa penasaran saya, akan seperti apa masa depan para aktivis organisasi intrakampus? Apakah mereka akan menemukan wadah yang tepat untuk menjaga dan menularkan idealisme mereka? Dan bagaimana cara mereka untuk tetap berbakti kepada ibu pertiwi?

Akibat kurang sedekah

Sial bukan kepayang, hari ini sepulang dari kampus menuju ke kontrakan merpati musibah menerpa saya kembali.

Dijalan dago (jalan yang harus saya lewati untuk pulang kerumah dari kampus ITB), saat sedang asik ngobrol di motor yang berjalan lempeng lurus bersama hendra tiba-tiba ada sebuah motor dari sebelah kanan saya belok kesebelah kiri ke arah jalan dayang sumbi. Sialnya bagian depan motor saya menabrak bagian belakang motor yang menyalip dari sebelah kanan ke sebelah kiri saya, akhirnya yaa JDERRR! Akhirnya motor saya goyang (walau sempat saya usahakan agar tetap tegak), tapi akhirnya jatuh pula saya beserta motor saya, dan sialnya lagi teman saya si hendra jatuhnya niban saya, jadi kalau mau dihitung-hitung jumlah luka, luka saya lebih banyak daripada lukanya si hendra hahaha.

Yaa, untungnya hanya luka ringan yang terkena pada saya, alhamdulillah tidak ada luka dalam ataupun yang parah. Orang yang menabrak saya pun siap mengganti rugi kerusakan motor saya (alhamdulillah ini motor udah kacau sebenernya, jadi hitung-hitung biaya ganti ruginya bisa sekalian service motor hehe).

Saya pikir beberapa waktu ini saya memang sedang ditegur oleh Yang Maha Kuasa, setelah musibah kehilangan dompet sekarang kecelakaan motor. Mungkin karena saya kurang sedekah kali yaa jadinya dapat musibah yang saya dapat mengharuskan saya mengeluarkan uang lebih banyak hehe. Ya, jadi itulah pesan saya pada postingan hari ini, jangan lupa untuk bersedakah, uang tidak dibawa mati hanya titipan dari Yang Maha Memiliki. Tuhan punya caranya tersendiri untuk mengingatkan hamba-NYA, terutama dari musibah yang saya alami hari ini dan kemarin.

Sebagai penutup mungkin saya posting tentang salah satu ayat Al-Qur'an yang menyentuh bagi saya pribadi, Al-Baqarah ayat 261 :


(2:261) Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanay di jalan Allah adalah serupa denan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui

Jadi, jangan lupa bersedekah ya kawan-kawan (termasuk saya juga jangan lupa lagi ya hehe)

Kenaikan harga BBM per 1 April 2012

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memang hot untuk diperbincangkan. Harga minyak dunia yang naik karena demand yang tinggi pada BBM dan keterbatasan supply yang membuat harga BBM naik dipasaran dunia dan ini mendesak pemerintah Indonesia akan melakukan pembatasan subsidi BBM per 1 april 2012 sehingga harga BBM dipasaran akan naik. Sebelum berangkat lebih jauh, saya pribadi setuju dengan adanya pembatasan subsidi BBM, karena apabila tidak dilakukan pembatasan maka kapasitas anggoaran pemerintah dalam APBN akan bengkak hanya untuk subsidi BBM dan menomor dua tiga kan hal lainnya. Namun, perhatian dan tulisan saya ini lebih kepada bagaimana alternatif solusi yang ada ketika harga BBM akan baik.

Sumber gambar: http://www.informationng.com/2014/04/states-support-total-removal-of-fuel-subsidy-at-faac-meeting.html

Berikut akan saya ulas terlebih dahulu tentang beberapa dampak kenaikan BBM tersebut :



1. Terjadinya inflasi

Inflasi adalah keadaan dimana meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus sehingga terjadi penurunan nilai mata uang. Penyebab terjadinya inflasi biasanya disebabkan karena permintaan yang berkembang (beredarnya jumlah uang, kebijakan suku bunga BI, ataupun aksi spekluasi di sektor industri keuanga) atau dikarenakan desakan biaya dalam kelangkaan barang yang menyebabkan peningkatan biaya produksi.


Dalam hal kenaikan BBM, inflasi terjadi karena desakan biaya. Dimana BBM sebagai bahan baku dapat menyebabkan kenaikan harga pokok, kenaikan gaji, dan naiknya harga-harga barang dimasyarakat.



2. Membengkaknya biaya transportasi

Mayoritas transportasi di Indonesia masih menggunakan BBM premium bersubsidi. Artinya kenaikan BBM dapat menyebabkan naiknya harga transportasi. Kenaikan harga trasportasi ini sangat berpengaruh terutama pada kegiatan masyarakat, terutama aktivitas ekonomi yang menggunakan premium bersusidi sebagai bahan bakarnya, seperti angkutan umum. Sedangkan untuk aktivitas ekonomi berbentuk distribusi yang menggunakan solar tidak merugi, karena tidak terjadi peningkatan harga solar.



3. Kenaikan bahan pokok

Inflasi dan kenaikan biaya transportasi ini juga merugikan para produsen kecil, seperti para petani, industri kecil, pedagang pasar tradisional, dsb. Pasalnya, akomodasi dan aktivitas perdagangan mereka sehari-hari dilakukan dengan menggunakan transportasi massal dan angkutan barang. Jika harga transportasi meningkat, maka terjadi alternatif pilihan bagi para produsen kecil ini untuk menekan biaya produksi atau menaikkan harga jual barang dagangan mereka agar tetap berada dalam posisi untung. Namun kenyataannya, alternatif pertama sulit dilakukan karena produsen kecil biasanya ialah masyarakat golongan menengah kebawah yang hidupnya jauh dari ketercukupan, sehingga alternatif yang mungkin dilakukan adalah menaikkan harga jual barang.



4. Meningkatnya biaya operasional pegawai
Kenaikan harga jual barang ekuivalen dengan meningkatnya pengeluaran masyarakat dalam membelanjakan uangnya. Menaiknya pengeluaran masyarakat berarti menuntut kenaikan gaji para pegawai atau karyawan. Meningkatnya gaji pegawai berarti meningkatkan pengeluaran operasional suatu perusahaan. Pengeluaran operasional perusahaan menjadi membengkak karena terdiri dari upah pegawai dan harga aktivitas ekonomi yang ditunjang oleh BBM. Karena itulah sangat memungkinkan apabila industri ataupun usaha kecil gulung tikar atau bangkrut akibat menaikkan biaya operasional sedangkan penghasilan yang didapatnya tidak lebih besar daripada pengeluaran yang meningkat akibat kenaikan BBM.





Itulah sekiranya dampak-dampak yang terjadi apabila terjadi kenaikan BBM per 1 april 2012 nanti. Namun sekiranya, apabila pemerintah tidak mencabut subsidi BBM, akan terjadi peningkatan beban pada kapasitas anggaran pemerintah untuk mengeluarkan dana lebih dalam memberikan subsidi ke BBM.

Ironisnya, BBM lebih banyak digunakan untuk sektor trasportasi. Dan mayoritas transportasi yang digunakan oleh masyarakat indonesia adalah transportasi yang bersifat individu, seperti mobil,motor dan kendaraan pribadi lainnya yang sudah menjelma menjadi 'kebutuhan pokok' bagi masyarakat golongan menengah hingga golongan atas.



Kebijakan BLT, solusi (?)

Wacana kenaikan harga BBM ini membuat pemerintah mengambil langkah untuk membagikan dana bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat menengah kebawah, sehingga diharapkan dampak kenaikan BBM tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah.


Tepatkah? saya pikir tidak. Ulasan dampak sebelumnya memang memberikan opsi bagi masyarakat menengah kebawah untuk menekan biaya produksi, sehingga harga barang di pasar bisa tetap stabil. Harapannya dengan adanya BLT dapat membantu meringankan biaya produksi masyarakat. Sayangnya pada pencabutan BBM bersubsidi ini, roda kegiatan ekonomi menjadi rusak, sehingga bukan berarti jika adanya bantuan pada aktor produksi tidak akan ada masalah pada kegiatan konsumsi dan distribusi. Bantuan dana yang diberikan kepada masyarakat tidak akan berarti apa-apa ketika harga-harga kebutuhan pokok naik, sehingga memungkinkan sekali dana BLT yang diberikan kepada masyarakat bukan digunakan untuk menekan biaya produksi namun untuk menabal biaya kebutuhan lain pada masyarakat seperti biaya pendidikan, biaya makan sehari-hari,dsb.



Alternatif solusi menurut saya

Harus ada solusi untuk meringankan dampak pencabutan BBM bersubsi, terlebih untuk masyarakat menengah kebawah yang harus menjadi prioritas karena telah menjadi 'tumbal' atas dampak-dampak yang terjadi dari kenaikan harga BBM. Alternatif solusi kebijakan harus memprioritaskan pada masyarakat menengah kebawah, bukan masyarakat menengah keatas yang masih menggunakan kendaraan pribadi dan hidup leha-leha. Berikut adalah beberapa alternatif solusi dalam hemat saya:



a. Dana subsidi BBM tetap dicabut, namun biayanya di alihkan untuk membangun infrastruktur dan sarana publik

Harus ada langkah konkrit dari pemerintah untuk meminimalisir dampak pada masyarakat, salah satunya pembangunan infrastruktur dan sarana publik. Dana BLT bersifat jangka pendek dan tidak akan banyak membantu masyarakat menengah kebawah.

Program-program pemerintah untuk pembangunan infrastruktur harus lebih digalakkan, seperti program PNPM. Terlebih apabila yang didahulukan infrastruktur yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat seperti pelabuhan, jalan raya, listrik, dsb. Prinsipnya kenaikan harga harus diimbangi dengan naiknya kualitas dan kuantitas infrastruktur pelayanan masyarakat.



b. Menggalakkan transportasi massal

Kenaikan harga BBM tentunya tidak akan begitu berpengaruh ketika masyarakat Indonesia terbiasa menggunakan transportasi massal. Program jangka panjang yang dapat dilakukan oleh pemerintah ialah menggalakkan transportasi massal dengan memperbanyak volume transportasi massal yang tersistemkan seperti busway,transjakarta,trasnyogja,dsb dan membatasi penggunaan kendaraan individu. Kenaikan BBM harus ditangkap oleh pemerintah untuk mendorong terbangunnya transportasi massal.



c. Bantuan kepada usaha masyarakat menengah kebawah, namun bukan dalam bantuan dana

Ada beberapa program pula yang dapat dilakukan oleh pemerintah selain memberikan bantuan dana tunai yang dapat berdampak politis dan memanjakan masyarakat. Hal itu seperti program-program kemudahan langsung dalam biaya distribusi produk,insentif pembangunan industri,atau produksi untuk masyarakat menengah kebawah dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Sekiranya hal sulit untuk dilakukan lebih konkrit tapu saya rasa hasilnya dapat lebih efektif dibandingkan memberi bantuan dana tunai.

Pesan untuk yang masih punya dompet

Buat teman-teman yang masih punya dompet di sakunya, ada beberapa tips untuk teman-teman agar tidak kesulitan ketika dompetnya hilang :

1. Scan atau fotokopi surat-surat berharga
Minimal punya backup data-data berharga yang kamu punya sekarang, karena dibeberapa tempat lebih mudah mengurus kartu-kartu yang hilang jika kamu punya fotokopi atau backup nya

2. Ada alamat tinggal sekarang didompet
Kalau kamu anak perantauan dan tidak punya KTP sementara, lebih baik cantumkan alamat rumah sementara atau nomor HP kamu, minimal kalau hilang tidak menyulitkan orang yang menemukan

3. Simpan buku-buku berharga dirumah
Kalau kayak BPKB, buku tabungan, atau malah kartu keluarga lebih baik jangan dibawa-bawa, simpan saja dirumah

Ya sedia payung sebelum hujan, daripada hasilnya kayak saya sekarang yang kehilangan dompet dan surat-surat berharganya dan berusaha ikhlas di akhir karena penyesalan, lebih baik siapkan kejadian terburuk dalam hidup kamu.

Jangan juga berpikir jadi copet atau.....

Sumber gambar: http://memetown-indo.blogspot.com/2012/12/blb.html

Akhir cerita bersama HMP PL ITB

Badan Pengurus HMP PL ITB 'Bersinar' 2011/12

Alhamdulillah, akhirnya setelah satu tahun memimimpin HMP PL ITB, berakhir pula tanggung jawab dan amanah yang diemban kepada saya. Suatu rasa bangga, puas, pembelajaran, dan pengalaman yang berharga bagi saya pribadi.

Berikut adalah catatan pribadi saya selama satu tahun kemarin: perasaan sedih, kesal, senang, pembelajaran, penyesalan, kebodohan, dan rasa bangga saya terhadap HMP PL ITB.



Apapun yang tertulis adalah tanggung jawab saya pribadi. Kesalahan yang ada adalah kesalahan saya, tapi saya harap generasi HMP PL ITB kedepan tidak akan mengulangi kesalahan-kesalahan saya dan jauh lebih baik daripada saya, generasi hari ini, dan generasi masa lalu.

Semoga bermanfaat, untuk Tuhan, bangsa, almamater ITB, dan HMP PL! Vivat Pangripta Loka!