Sabtu, 06 Februari 2010

Maju Tak Gentar

Maju Tak Gentar

Karangan / Ciptaan : C. Simanjuntak


Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang

Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang

Reff :
Bergerak bergerak
Serentak menerkam
Menerjang terjang tak gentar

Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang


Gw posting ini karena gw lupa sama liriknya, dan lagu instrumennya ada di laptop gw, wuahahahha, ampun pak Simanjuntak, saya enggak di ajarin pas bocah lagu ini, lebih sering dengerin lagunya Sherina dulu, hahahahahhha:))

Jumat, 05 Februari 2010

[COPAS] Dari Hanief Adrian

Tulisan ini gw copy-paste dari tulisan si hanip tua, hahahahha, doi nulis ini pagi hari setelah sebelumnya gw makan bareng di cabe rawit bareng teman2 PSIK yang lain saat di traktir sama echi. Setelah itu, gw sama haniep ngobrol di YM, dan ngasih gw soft copy dari 'buku putih perjuangan mahasiswa ITB 77/78'. Thx banget nip! Walau gw suka ngecengin lo, tapi gw menyimpan rasa kagum terhadap lo. Terima kasih atas dorongannya, dan menjebak gw terhadap takdir, hahahahahhahaha :))

Apa Itu Indonesia?


Ketika Kertanegara mengirim pasukan ribuan orang dalam sebuah ekspedisi 'Pamalayu', seketika itu juga Kubilai Khan dan para jenderalnya ketar-ketir, ada apakah gerangan Kertanegara mengirim pasukan sebesar itu ke Kerajaan Melayu (terletak di Jambi pada masa kini). Apakah sebuah penaklukan?

Ternyata ekspedisi ini bukanlah sebuah penaklukan, Pasukan Kertanegara yang dikirim dari pelabuhan Hujunggaluh (sekarang Surabaya, makanya sampai sekarang Surabaya selalu menjadi pangkalan angkatan laut) itu bertujuan membangun pos pertahanan di Sumatera, sebagaimana dulu Sriwijaya membangun pos pertahanan di Ligor (sekarang Nakhon Sri Thammarat), dan Majapahit sang suksesor Singosari membangun pos pertahanan di Malaka. Tujuan pembangunan pos pertahanan itu tidak lain dan tidak bukan adalah, membendung ancaman dari Kekaisaran Yuan yang dipimpin Kubilai Khan dari Mongol.

Tapi apakah yang membuat Kubilai Khan lebih takut lagi? Apakah jumlah pasukannya? Apakah armada Kertanegara ini memiliki ribuan kapal? Apakah Angkatan Perang ini memiliki ballista, ribuan kavaleri, senapan, meriam, tank, kapal induk? Ternyata tidak...yang ditakutkan oleh Kubilai Khan adalah, ternyata ekspedisi ini bertujuan membangun persekutuan militer antara Kerajaan Singosari di Timur, dengan Kerajaan Melayu di Barat, untuk kemudian mengajak kerajaan lainnya di seluruh wilayah yang sekarang dikenal dengan Indonesia, dan lebih luas lagi bernama Asia Tenggara, untuk membangun sebuah Commonwealth atau Persemakmuran bernama NUSANTARA.

Apa yang lebih menakutkan lagi dari persemakmuran tersebut? Ternyata nilai-lah yang menjadi kekuatan persemakmuran ini. Di mana setiap kerajaan yang bergabung dalam Nusantara, akan saling memperkuat (Silih Asah), saling mengasihi (Silih Asih), saling melindungi (Silih Asuh), dan saling mengharumkan (Silih Wangi). Tidak ada yang lebih hebat, lebih kuat, semua bersinergi, untuk kemudian melindungi jalur dagang ke Barat (India, Persia, Mesopotamia, Arab, Mesir, Yunani, Romawi), ke Timur (Pasifik, Maya, Inca) dan ke Utara (Cina, Jepang), sambil menyebarkan nilai-nilai yang luhur ini.

Setelah Kertanegara terbunuh dalam serangan Kediri, Singosari digantikan oleh Majapahit (Maharaja Purahita, bukan berasal dari buah Maja yang Pahit, catet tuh!!!) yang bersama Hayam Wuruk dan Gajah Mada, kembali menyatukan persemakmuran ini. Namun kejayaan persemakmuran ini runtuh karena peristiwa kecil. Kerajaan Pajajaran di Barat yang merupakan kekuatan militer, diajak bersekutu oleh Hayam Wuruk, melalui perkawinan antara Hayam Wuruk dan Dyah Citra Resmi Pitaloka, putri Maharaja Sri Baduga, sang raja Pajajaran. Namun pernikahan ini diterjemahkan Gajah Mada sebagai tanda takluk Pajajaran. Sri Baduga tidak terima penghinaan ini, karena bagaimana pun Raden Wijaya pendiri Majapahit adalah putra Pangeran Pajajaran, Rajadarma, yang menikah dengan Putri Singosari, Dyah Lembu Tal. Kok hubungan sedarah ini malah dilupakan oleh Gajah Mada? Inilah yang dianggap oleh Sri Baduga sebagai penghinaan.

Ya memang Gajah Mada sudah lupa kalau Maharaja Purahita hanyalah persemakmuran, bukan imperium, berani-beraninya dia mengklaim ini adalah imperium. Dia sudah melupakan sumpahnya sendiri, untuk menyatukan, bukan menaklukkan, catet tuh....Dan seperti salah satu novel favorit saya, Negara Kelima, Nusantara bukanlah hanya sekedar integrasi wilayah, tetapi juga integrasi ide dan gagasan, dari ribuan ide, gagasan, dan nilai-nilai lokal yang ada di Nusantara.

Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah yang baru saja saya dongengkan ini?

Ternyata, wilayah yang bernama Indonesia ini, yang dulunya bernama Nusantara ini, adalah persekutuan militer untuk saling melindungi dari serangan bangsa lain, tetapi tetap tidak ada yang lebih berkuasa daripada yang lain, tidak ada hegemoni, semua dilandaskan pada musyawarah mufakat, semua memiliki hak untuk sejahtera, semua memiliki hak yang sama di depan hukum, dan hukum lokal dilindungi.

Berbeda ketika Rezim Orde Lama Soekarno berusaha mengindonesianisasi Jawa dan kemudian malah berakibat pembangunan hanya berpusat di Jawa, dia hapus segala kerajaan yang dulu menyatakan diri berada di belakang Republik Indonesia, salah satunya adalah pembakaran Keraton Kesultanan Bulungan yang dianggap menghambat jalannya revolusi. FYI, kalau masih ada kesultanan ini, mungkin pulau Sipadan dan Ligitan masih ada di tangan kita, soalnya keturunan kesultanan ini punya surat tanah bukti kedua pulau itu milik Kesultanan Bulungan.

Berbeda ketika Rezim Orde Lama Soeharto berusaha melakukan Jawanisasi Indonesia. Diangkatnya puluhan Jenderal menjadi Menteri, Anggota DPR, Gubernur, Bupati, Walikota, Dirjen, Komisaris BUMN, dan lain-lain. Belum lagi kerakusan istri, anak, ponakan, ipar, adik-adiknya, adik-adik istrinya, untuk menguasai dunia bisnis di Indonesia. Belum lagi pemberangusan gerakan mahasiswa, buruh, petani, atas nama stabilitas nasional yang sehat dan dinamis (stabil tapi dinamis, what the f***?!!)

Berbeda ketika Rezim Reformasi di bawah Habibie, Gus Dur, Mega, SBY berusaha melakukan hegemoni budaya melalui Westernisasi Politik Indonesia, diubahlah negara kita mengikuti sistem politik ala Amerika-Inggris, masuklah modal asing lebih tidak terkendali, masuklah barang impor tidak terkendali sama sekali, keluarlah barang ekspor dalam bentuk mentah untuk kemudian keuntungannya masuk ke kantong mafia-mafia yang berlindung di Bupati, Walikota, Gubernur, Dirjen, Menteri, Anggota DPR, dan keluarga Presiden.

Jadi, berbicara tentang Indonesia bukan bagaimana berkuasa, tetapi pada bagaimana tiap potensi dan sumber daya yang ada bisa saling memperkuat, saling memberi, saling melindungi, dan saling mengharumkan...

Tapi tentu saja untuk memimpin negara dengan nilai yang luhur seperti itu, tentu saja bukan dengan cara memanipulasi krisis keuangan, untuk kemudian memanfaatkan dana talangan bank itu untuk memenangkan kampanye, memanipulasi hak pilih, menyogok panitia pemilu, dll. Percuma sajalah membangun negara ini dengan pencitraan bahwa kekuasaan didukung oleh 60% rakyat yang merupakan hasil penipuan.

Kepemimpinan macam itu adalah kepemimpinan yang rapuh...bukan hanya karena sebenarnya kepemimpinan itu hanya didukung paling tidak 1/6 sampai 1/4 rakyat Indonesia, tetapi kepemimpinan macam ini hanya melahirkan hegemoni baru, sebuah hegemoni politik, ekonomi, ideologi, walaupun katanya sih rezim ini didukung intelektual pendukung pluralisme dan demokrasi modern.

Tapi tahukah anda, bahwa Hayam Wuruk berkuasa, umurnya masih sangat muda, masih 16 tahun. Saat itu, pemuda usia 16 tahun tidaklah berkelakuan seperti layaknya remaja sekarang yang sibuk cari pacar, belajar memimpin di OSIS, atau hura-hura lainnya. Mereka sudah memegang jabatan Patih, atau menjadi prajurit.

Artinya kemakmuran yang diinginkan oleh persemakmuran ini, selalu diinisiasi oleh anak muda. Karena mereka berani, punya pemikiran segar, jangka panjang, dan selalu bersemangat mencoba hal-hal baru. Berbicara tentang Indonesia, adalah berbicara soal pemikiran anak muda, sepakat?

Dan di saat negara sedang genting seperti ini, anak muda akan selalu menjadi tumpuan, selalu diharapkan maju paling depan, untuk menegaskan kembali, bahwa Indonesia adalah persatuan suku-suku yang mendambakan tegaknya nilai-nilai keadilan, kebenaran, kesetaraan, kemanusiaan, tanpa hegemoni dalam bentuk apapun.

Anak muda hari ini punya kesempatan mengulang lagi sejarah di masa lalu, so tinggal pilih, mau jadi pelaku sejarah, penonton sejarah, atau pecundang sejarah. Kalau anak muda hari ini bisa menjadi pelaku sejarah, tentu pertanyaan apa itu Indonesia di zaman sekarang, bisa terjawab. Bangsa ini tidak lagi gagap, mampu menjawab dengan tegak, bahwa Indonesia itu saya, kamu, dan kita!

Bukan Bapak itu, atau kelompok itu, atau partai itu...

NB:
- selamat berdebat
- makasih buat Om Vence, Kang Uci, Aul, Haru, dan Atep yang udah ngasih inspirasi tulisan ini

Mainan Baru Gw di Internet

Formsring!

Punya gw :

http://www.formspring.me/adhamaski

Cara mainnya :

Kayak kuis, nanti ada yg tanya, trus di jawab! Seru di awal, sekarang sih udah agak males gw mainnya, hahahahahhaha, tapi kalo ada yg mau kenal akyu lebih dekat silahkan tanya2, wuahahahahhaha :D

Mybrute!

Punya gw :

http://adhamaski.mybrute.com/cellule
http://adamhemat.mybrute.com/cellule

Cara mainnya :

Ini ma tinggal nonton doang, berharap aja pas di awal dapet karakter yg bagus! Sehari cuman bisa main 3x, di Indonesia paling tinggi level 400an deh kalo enggak salah. Coba aja main, seru loh! Kalo udah punya di adu sama punya gw yaa, oke? ayo tanding!
"Hidup cuman punya 2 (dua) pilihan, COBA atau jadi pecundang"
-Adhamaski Pangeran

Kamis, 04 Februari 2010

Anggur Tua

Anggur Tua

Karya : Kahlil Gibran

Sekali waktu hiduplah seorang kaya yang begitu bangganya dengan gudang dan minuman anggur yang disimpan di dalamnya. Dan ada satu buah botol dari musim panen anggur bertahun-tahun lampau yang telah disimpan sekian lama untuk sebuah kesempatan yang hanya dia sorang yang mengetahuinya.

Ketika sang gubernur mengunjunginya, dia berkata pada dirinya sendiri,”Botol itu belum waktunya dibuka hana untuk menyambut seorang gubernur”

Dan seorang uskup dari keuskupan setempat mengunjunginya, namun dia berkata pada dirinya sendiri,”Tidak, aku tidak akan membuka botol itu. Dia tidak akan tahu besarnya nilai anggur ini, juga tidak mengenali aroma yang menyentuk cuping hidupnya”

Sang pangeran dari kerajaan datang dan minum dengannya. Namun dia berkata,”Anggur yang terlalu mewah untuk semata-mata seorang pangeran muda”

Dan bahkan pada hari ketika keponakannya laki-lakinya menikah, dia berkata pada dirinya sendiri,”Tidakm bukan untuk para tamu anggur ini dikeluarkan”

Tahun demi tahun berlalu, dan akhirnya dia meninggal sebagai lelaki tua dan dikuburkan bagaikan benih dan biji ek ditanam.

Dan pada hari dia dikuburkan maka botol anggur tua itu dikeluarkan bersama dengan botol-botolanggur lainnya, dan dibagikan oleh petani dari lingkungan sekitarnya. Dan tak ada seorangpun yang tahu betapa tua umur anggur itu.

Bagi mereka, semua yang dituangkan ke dalam mangkuk hanyalah sekedar anggur.

Yaa, kawan2 pembaca blog gw, itulah akhir dari seseorang yang tamak. Ingat kalau bukan uang,bukan harta, dan bahkan bukan pula sebotol anggur tua yang akan kita bawa nanti saat mencapai hari akhir. Tapi perbuatan2 yang telah kita lakukan didunia ini. Bukan uang, bukan harta, dan bahkan bukan pula sebotol anggur tua, BUKAN!

Minggu, 31 Januari 2010

Pamengpeuk

Basi enggak sih kalau gw nulis tentang liburan ke pamengpeuk hari gini? hahahahhahaha, yaa apa mau dikata ketika keinginan gw untuk menulis sedang dalam angka nol, maka gw jadi males buat nulis, hahahahhaha, oke lah kalau begitu! Gw dan teman2 #PL08 sedang mengadakan liburan pada tanggal 10 sampai 11 Januari 2010 ke Pantai Santolo, Pamengpeuk, Garut, Jawa Barat, INDONESIA! Yaa.. hampir setengah dari angkatan gw yg berjumlah total 73 orang ikut liburan bareng. Sisanya emang lagi punya acara2 tersendiri dan ada juga yg dilarang oleh orang tuanya karena alasan cuaca. Tapi ada juga alasan yg lebih parah karena doi aktivis ITB, wuahahahahha, gw enggak nyebut nama dan dendam loh! Tapi enak aja kalau diketawain, wuekekek :))

Kronologis!
Hari pertama

Kumpul di gerbang ganesha jam 7, untung gw tidur di HMP bareng adam pasuna dan atung, jadi alhamdulillah enggak ketinggalan bus. Tapi emang dasar jam karet indonesiong jalan yg diperkirain sekitar jam 8an ngaret jadi jam 9, karena si roby dan rama nyari2 kost-an wira buat minjem in-focus. Lanjut perjalanan lewat bus dengan lagu2 dangdut dengan video2 aneh ala nusantara tapi untungnya yaa dikasih makan, enak lagi! Mana gw nambah 3x lagi kan, hahahahha, abis sayang sih sisa, hehe.
Perjalanan berkelok2 yg bikin si irene mabok darat itu berlanjut sekitar 5 jam-an, pokoknya gw bangun2 tidur udah sampe aja deh! Bangun2, main bola sama BOCKHAM disane trus lanjut ke pantai, wah seremlah pantainya karena lagi pasang, tapi yaa tetep aja seru karena gw udah lama juga kan enggak ke pantai, mantaplah gan!
Malam hari kita dapet makan lagi, makanan laut, beuh! AJIEB! Abis nyidang si bocah setan a.k.a IBLIS a.k.a alfaret kita jalan ke mess buat nonton video buatan rama yg ada 5 bab. Ketawa2 dah lo nonton gtuan, mana sebelumnya boring bangetkan ada hearing panpel pemilu HMP 2010 segala saat lagi liburan angkatan, tapi terbayar dah pas nonton video rama, kocak pisan! Yaa, sisanya saat orang2 tidur, gw malah begadang sambil bakar2 kayu sampe pagi!

Hari kedua

Gw ketiduran saat teman2 main ke pulau sebelah yg katanya dasarnya dari kerang, bodolah! Mau apalagi kalau gw udah ketiduran susah buat bangun, hahahahha.
Yah! Setelah hari kedua gw yg enggak seru karena cuman ngupi di pinggir pantai dan minum es kelapa muda, yaa kita sama2 pulang dari KAJIAN PESISIR menuju kampus ITB lagi.

Biar cuman 2 hari, tapi gw seneng banget! Udah mana murah cuman bayar 120 rebu ,puas pas main di pantai pas hari pertama, puas tidur dihari kedua, makan dapet 3 kali! Mana enak2 lagi kan, beuh! Sundul gan! Mantaplah si gilang, bener2 deh liburan gw terisi banget! Gunung gede iye, kawah putih udeh, pantai santolo pamengpeuk hajar, uwaah! Yaa walau akhirnya duit gw lumayan abis di akhir2 bulan, HAHAHAHAHAHA